Gambaran Umum Desa

Sebelum jadi sebuah desa “Umbu” merupakan pemisahan dari wilayah Lolozasai yang dulunya masih. Dulu wilayah Umbu  lebih dikenal dengan sebutan Dusun Umbu. Seiring perkembangan zaman dan penduduk juga semakin banyak, maka pada tahun 1932 nenek moyang bersepakat untuk membentuk sebuah kampung sendiri agar cepat berkembang dan maju. Kampung yang mereka bentuk itu diberi Nama UMBU  yang pertama kali dipimpin oleh FAOGO’OSI WARUWU sebagai Kepala Kampung. Nama Umbu berasal dari bahasa Daerah Nias yang artinya MATA AIR.

Awalnya warga Desa Umbu didominasi marga WARUWU, Seiring berkembangnya zaman banyak warga pendatang yang bermarga TELAUMBANUA, ZEBUA, GULO, ZAI, dan Marga lainnya yang kemudian menetap menjadi warga Desa Umbu sampai sekarang. Sejalan perjalanan waktu Kampung berubah istilah menjadi Desa dan istilah Kampung Umbu pun berubah menjadi Desa Umbu.

Masyarakat Desa Umbu Mayoritas bermata pencaharian Sebagai Petani tradisional dan sebagian kecil menjadi Pedagang  serta berbagai profesi lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Wilayah Desa Umbu berada pada daratan tinggi dan persawahan yang membentang luas sehingga tanaman Padi dan Karet serta Kelapa Mendomonasi luas Wilayah Desa Umbu.